Minggu, 08 November 2020

Puisi sedih bikin baper Dari Jiwa Untuk Raga


DARI JIWA UNTUK RAGA

Ragaku..sekian lama ku bersemayam dalam tubuh mungilmu
Tanganmu yang setia menjadi kacu airmata pilu
Disaat tak ku dapat dari yang ku harap
Terimakasih senyum yang selalu menyimpan lara
Menyelamatkanku dari rasa kasihan
Agar aku selalu tampak baik baik saja
Ragaku sehat kuat dan bahagia selalu ya
Denganku kita akan melewati perjalanan hidup ini
Kala lelah menerpa kala pedih merintih
Kala hatimu tergores retak terluka membiru
Sendiriku akan berjuang menyembuhkanmu
Meski kadang aku tak yakin
Saat matamu tak lagi mampu membendung 
Kita hanya terdiam dalam gelap
Menahan bibir yang bergetar agar tidak bersuara dan terdengar
Karena hanya aku jiwamu
Yang melekat erat dengan tubuhmu
Bertahanlah karena dengan hembusan nafasmu aku akan tetap ada
Dan akan selalu hidup dengan denyut nadimu
Aku takut jika tiba waktunya takdir kita tak lagi menyatu
Takut jika kita belum siap untuk berpisah
Semangay ya menjalani kehidupan ini bersamaku
Semoga tercipta perpisahan yang indah di akhir khayat
Salam sayang dari jiwaku untuk ragaku

Karya Niken Ayu Saputri

Tonton video musikalisasi puisi di chanel Youtube Diary MMken Dari jiwa untuk Raga//Musikalisasi puisi

Kamis, 05 November 2020

MEMILIH UNTUK DIAM

MEMILIH UNTUK DIAM

Kala hati gersang mengering kesakitan
Berkecambuk segala rasa menjadi satu
Mata yang lemah berlinangan air mata
Kuat hatiku menahan segala hal yang hampir meluap
Sadarkah engkau
Lidah yang kau tancapkan dalam hatiku
Lebih sakit dari tajamnya pedang sakura
Rasanya seperti tercabik cabik ambyar berlumuran darah
Detup jantung ini berlari kencang hampir meledakkan bom emosi
Memerah genggamanku kuat menahan tangan ini hampir tak sabar
Seketika nuraniku memeluk dan membisik
Jangan .. jangan pernah
Hhhhhhh sesak rasanya nafas ini terpatah patah
Membiarkan amarah ini menguasaiku adalah sebuah kesalahan
Aku lebih memilih diam
Diam bukan berarti lemah
Memilih diam akan lebih baik
Karena amarah bukanlah penyelesaian
Saat kata tak lagi didengar
Saat penjelasan tak lagi dianggap
Dan kebenaran tak pernah diterima
Memilih diam itu lebih baik
Aku tak pernah takut selama aku masih dijalan yang aman
Aku percaya ada Alloh yang maha melihat lagi maha mendengar
Padamu asoka curhatan pagiku
Semoga Alloh ampuni lidah lidah tajam agar lebih berhati hati
Sendiri ku obati luka ini bersama asoka putih teman pagiku 

Karya Niken Ayu Saputri

tonton videonya di youtube chanel Diary MMken👉Memilih Untuk Diam//musikalisasipuisi

TERBARU

Puisi Untuk Mantan